Sidoarjo - SMP Bahauddin Taman, Sidoarjo telah melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada hari Selasa-Rabu, 18-19 Februari 2025 di Wisata Desa Bumi Mulyo Jati Majapahit, Mojokerto. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) merupakan bentuk kegiatan yang bertolak ukur kepada peningkatan sumber daya peserta didik untuk mendalami dan memahami tentang konsep atau dasar–dasar sebuah organisasi. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk membentuk kepribadian para peserta didik yang matang untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, demokratis, kreatif dan inovatif. Kegiatan LDKS ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 7 dan Pengurus OSIS masa bhakti 2024/2025 SMP Bahauddin Taman, Sidoarjo.
Kegiatan ini terbagi dalam dua sesi, sesi pertama dilakukan di dalam ruangan (indoor) pada hari Selasa, 18 Februari 2025 yang diisi dengan materi-materi yang bermanfaat untuk mengenal diri dengan manajemen yang baik, memahami potensi diri dan kecerdasan manusia, serta mengembangkan kompetensi kepemimpinannya agar terbentuk menjadi pemimpin yang hebat dan berkarakter. Sedangkan sesi kedua dilaksanakan di luar ruangan (outdoor) pada hari Rabu, 19 Februari 2025 yang diisi dengan outbond yang telah disusun sedemikian rupa agar peserta dapat melatih kerjasama, belajar menyelesaikan masalah, serta mengasah life skill dan soft skill yang dimilikinya.
Pembangunan Karakter melalui LDKS
Membangun jiwa kepemimpinan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter. Di usia remaja, siswa berada dalam tahap perkembangan emosional dan sosial yang pesat, sehingga perlu bimbingan untuk membentuk sikap percaya diri, tanggung jawab, dan kemampuan mengambil keputusan. Salah satu cara efektif untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan adalah melalui kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah (LDKS) yang diadakan oleh sekolah. LDKS bukan hanya mengajarkan teori kepemimpinan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan memimpin melalui praktik langsung.
Melalui LDKS, siswa SMP belajar untuk mengenal potensi diri dan orang lain. Mereka diajak untuk berkolaborasi dalam tim, menghadapi berbagai tantangan, dan menyelesaikan masalah secara bersama-sama. Kegiatan-kegiatan seperti simulasi, diskusi kelompok, dan permainan strategi menjadi sarana untuk memperkuat kemampuan komunikasi, kerja sama, serta membangun rasa empati dan kesabaran. Hal ini penting untuk menyiapkan siswa menjadi pemimpin yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, tetapi juga mampu bekerja demi kepentingan bersama.
Selain itu, LDKS juga membentuk disiplin dan rasa tanggung jawab. Dalam pelatihan ini, mereka diajarkan untuk memiliki komitmen terhadap tugas, menghargai waktu, serta mematuhi aturan yang telah disepakati. Dengan adanya disiplin yang ditanamkan sejak dini, siswa akan lebih siap dalam menghadapi tantangan di masa depan, baik di dunia akademis maupun profesional. Kepemimpinan yang berakar pada disiplin ini akan menciptakan individu yang mampu memimpin dengan integritas dan kejujuran.
Dengan membangun jiwa kepemimpinan melalui LDKS, sekolah berperan penting dalam mencetak generasi yang siap menjadi pemimpin masa depan. Program ini membantu siswa mengembangkan karakter yang kuat, mental yang tangguh, serta kemampuan untuk memimpin secara efektif. Pada akhirnya, jiwa kepemimpinan yang tertanam pada siswa akan menjadi modal berharga bagi mereka dalam menjalani kehidupan yang penuh tantangan dan tanggung jawab di kemudian hari.
Akhir Kegiatan LDKS
Sampai pada akhir acara peserta LDKS masih tetap semangat dan antusias mengikuti kegiatan ini dengan baik. Salah satu peserta, Siti Aisyah siswa kelas VII-3, mengungkapkan rasa antusiasnya terhadap kegiatan ini. "LDKS memberikan saya banyak pelajaran berharga tentang bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab. Apalagi saat menerima materi potensi diri dan kecerdasan manusia. Materi ini membuka mata saya, bahwa setiap manusia pada dasarnya mempunyai potensi yang bisa dikembangkan. Selain itu, saya juga merasa lebih dekat dengan teman-teman dan lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan," ujarnya.
Kegiatan LDKS tahun 2025 ini selesai dan resmi ditutup oleh Bpk. Muhammad Bakhruddin, S.Pd., selaku Wakasek Kesiswaan. Dengan suksesnya pelaksanaan LDKS ini, diharapkan peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang mereka dapatkan sehingga mereka siap memimpin organisasi dengan penuh integritas dan kemampuan manajerial yang baik. Sehingga pada akhirnya menjadi pemimpin yang berkarakter, bertanggung jawab, dan berprestasi.
Penulis: [TIm Redaksi Sekolah]